Contact cleaner untuk switchgear biasanya digunakan pada bagian-bagian komponen yangitu bisa membantu membersihkan bagian dari peralatan listrik sesuai petunjuk produsen. Debu, minyak, kelembapan, maupun kotoran karena bisa menempel pada permukaan switchgear selama beroperasi bisa dibersikan dengan menggunakan ini. Kondisi ini pun membuat pemeriksaan dan pembersihan menjadi bagian penting dalam bagian maintenance industri.
Namun, switchgear bukan peralatan yang dapat dibersihkan dengan sembarang cairan, jadi hal ini perlu untuk di ingat. Setiap jenis dan merek switchgear memiliki material serta prosedur maintenance yang berbeda.
Karena itu, Bapak/Ibu yang berkerja untuk di bagian engineering, maintenance, procurement, maupun produksi perlu melihat manual peralatan sebelum memilih contact cleaner switchgear. Produk pembersih pun harus sesuai dengan bagian yang akan dibersihkan dan prosedur kerja yang berlaku.
Contact Cleaner Switchgear dan Kebutuhannya
1. Fungsi Contact Cleaner pada Switchgear
Contact cleaner switchgear digunakan untuk membantu mengangkat kontaminan pada bagian-bagian yang memang direkomendasikan untuk dibersihkan menggunakan cairan tersebut.
Kontaminan itu bisa berupa debu, minyak, residu, atau kotoran lain. Beberapa contact cleaner industri memang dirancang untuk membersihkan kontak listrik dan komponen switchgear. Produk tertentu pun juga ada yang memiliki karakter cepat menguap dan tidak meninggalkan residu.
Akan tetapi, kemampuan tersebut tidak berarti setiap switchgear bisa langsung disemprot.
Pembersihan harus mengikuti instruksi produsen atau bisa melihat pada bagian informasi produk. Hal ini penting karena switchgear memiliki bagian isolasi, kontak, busbar, mekanisme, dan komponen lain yang memang itu memiliki kebutuhan berbeda.
2. Kapan Contact Cleaner dapat Dipertimbangkan
Contact cleaner dapat dipertimbangkan ketika dokumentasi peralatan memperbolehkan penggunaan cleaner pada bagian tertentu pada komponen yang ada.
Bapak/Ibu juga perlu melihat jenis kontaminan yang akan dibersihkan. Contact cleaner biasanya lebih relevan untuk kebutuhan pembersihan kontak atau permukaan tertentu. Sementara itu, kotoran berat atau kerusakan fisik membutuhkan tindakan maintenance yang berbeda, jadinya tidak semua kondisi bisa terselesaikan dengan contact cleaner saja.
Dengan demikian, contact cleaner sebaiknya ditempatkan sebagai bagian dari proses maintenance. Bukan sebagai pengganti inspeksi.
3. Perhatikan Jenis Switchgear
Switchgear memiliki banyak konfigurasi dan jenisnya. Konstruksinya dapat berbeda berdasarkan tegangan, kapasitas, aplikasi, dan desain pabrikan.
Karena itu, contact cleaner untuk switchgear industri perlu dipilih berdasarkan peralatan yang benar-benar efektif digunakan di lapangan.
Informasi dari produsen menjadi acuan utama. Bapak/Ibu sebaiknya mengetahui seri switchgear, bagian yang akan dibersihkan, jenis material, serta prosedur maintenance sebelum melakukan aplikasi.
Cara Membersihkan Switchgear dengan Tepat
1. Pastikan Peralatan Sudah Aman
Cara membersihkan switchgear harus dimulai dari prosedur keselamatan.
Pembersihan switchgear perlu berada dalam kondisi yang aman sebelum pekerjaan dilakukan. Pada pekerjaan tertentu lainnya, sumber listrik harus diputus dan area perlu diamankan dari kemungkinan penyalaan kembali.
Karena itu, pekerjaan pembersihan pada switchgear harus dilakukan oleh personel yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan pekerjaannya, sehingga hasilnya akan sesuai dan tidak menimbulkan adanya kerusakan pada komponen.
2. Lakukan Pemeriksaan Sebelum Membersihkan
Sebelum cairan digunakan, lakukan inspeksi visual terlebih dahulu, untuk memastikan ada tidaknya masalah lain yang serius.
Perhatikan adanya debu, kelembapan, perubahan warna, bekas panas, kerusakan isolasi, atau kondisi lain yang tidak normal.
Pemeriksaan awal membantu menentukan apakah masalah hanya berkaitan dengan kotoran atau terdapat kondisi teknis yang membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut.
3. Gunakan Metode yang Disarankan Produsen
Tidak semua switchgear membutuhkan contact cleaner.
Jika manual meminta kain kering, gunakan metode tersebut. Jika produsen memperbolehkan cleaner tertentu, gunakan produk yang sesuai dengan spesifikasi juga.
Jangan mengganti metode memang sudah efektif dan yang ditetapkan produsen hanya karena suatu cairan memiliki label contact cleaner.
Pendekatan ini penting untuk setiap proses maintenance menggunakan contact cleaner karena untuk mencegah kerusakan pada isolator, plastik, lapisan permukaan, atau bagian lain.
4. Aplikasikan Contact Cleaner Secara Terarah
Jika penggunaan contact cleaner memang diperbolehkan, gunakan saja secukupnya pada bagian yang ditentukan.
Hindari penyemprotan berlebihan, karena selain itu tidak efektif. Dikhawatirkan hal itu malah bisa mengakibatkan terjadi beberapa problem lain.
Beberapa produk contact cleaner memang dirancang untuk aplikasi langsung dan cepat menguap. Namun, petunjuk produk tetap harus diikuti.
Dengan cara ini, proses pembersihan pun dapat dilakukan secara lebih terkontrol.
Penutup
Contact cleaner untuk switchgear bisa membantu membersihkan kontaminan pada bagian tertentu dari peralatan listrik. Namun, penggunaannya harus mengikuti manual yang sudah ada pada bagian informasi produk dan rekomendasi dari produsen switchgear.
Bapak/Ibu juga perlu memperhatikan jenis switchgear, material komponen, jenis kontaminan, karakter cairan, residu, kecepatan penguapan, serta aspek keselamatan. Karakter non-residue juga dapat menjadi pertimbangan ketika permukaan perlu tetap bersih setelah pembersihan.
Hanna Chemindo menyediakan HANNA 602 Electrical Contact Cleaner Flammable untuk kebutuhan pembersihan komponen listrik dan elektronik. Produk ini memiliki karakter cepat kering dan diformulasikan untuk membantu membersihkan debu, minyak, serta kotoran pada komponen listrik dan elektronik.
Hanna Chemindo telah berdiri sejak 2009 di Kota Tegal dan bergerak di bidang industri kimia. Hanna Chemindo menyediakan produk kimia dan layanan teknis untuk mendukung kebutuhan industri.
Selain Electrical Contact Cleaner Flamable, Hanna Chemindo menyediakan Synthetic Compressor Oil, Compressor Oil, Power Belt Dressing, Carbon Remover, Silicone Waterbase, Lithium EP3 Semi Synthetic Grease, Wheel Bearing Grease, Lithium Complex Grease, Natural Finishing Wood Chemical, dan Heavy Duty Industrial Cleaner.
Bapak/Ibu dapat menghubungi Hanna Chemindo untuk mendiskusikan kebutuhan contact cleaner untuk switchgear, bahan pembersih komponen listrik, maupun kebutuhan produk kimia industri lainnya. Pemilihan produk dapat disesuaikan dengan jenis pekerjaan, kondisi peralatan, dan petunjuk penggunaan yang berlaku.