Dalam dunia industri, mesin conveyor berguna untuk membantu memindahkan barang atau material dari satu proses ke proses lanjutnya. Apabila belt conveyor mengalami gangguan, tentunya pekerjaan akan terhambat atau bahkan tidak bisa berjalan sama sekali.
Karena itu, penggunaan belt dressing untuk conveyor membantu untuk meningkatkan daya cengkram pada sabuk conveyor. Pastinya mesin bisa dipakai lebih lama, tidak mudah aus, dan tentunya memperlancar kegiatan produksi.
Mengenal Belt Dressing untuk Mesin Conveyor
Belt dressing adalah produk perawatan untuk belt yang diformulasikan khusus untuk meningkatkan daya tarik pada sabuk. Selain itu, penggunaan cairan ini juga dapat mencegah terjadinya belt slip serta menjaga mesin tetap bekerja secara optimal.
Sementara itu, belt dressing untuk conveyor sangat berguna untuk meningkatkan daya cengkram antara sabuk dan pulley. Meskipun begitu, Anda tetap harus memeriksa secara rutin keadaan mesin, kondisi pulley, dan beberapa komponen penggerak lainnya.
Masalah yang Sering Terjadi pada Conveyor Belt
Conveyor belt memiliki peranan yang penting untuk memindahkan beberapa barang secara efisien. Perlu dipahami bahwa mesin ini tidak selalu terhindar dari masalah yang dapat berpengaruh pada kinerjanya. Adapun beberapa kerusakkan yang bisa terjadi pada conveyor belt, sebagai berikut!
1. Misalignment
Salah satu masalah umum yang sering didapati, yakni terjadinya misalignment atau conveyor belt tidak berada di jalur semestinya. Hal ini bisa terjadi karena beberapa faktor, seperti pemasangan belt yang kurang tepat, komponennya sudah aus, atau memang tidak dirawat.
Jika masalah ini tidak segera ditangani, komponen lain seperti roller dan pulley bisa mengalami keausan. Selain itu, suhu mesin bisa meningkat dan mengalami overheating karena bekerja terlalu keras.
2. Terjadinya Belt Slip
Belt slip juga menjadi masalah umum yang sering terjadi pada conveyor. Masalah ini terjadi karena daya traksi atau cengkraman belt pada pulley mulai berkurang. Selip pada belt ini bisa disebabkan karena ketegangan belt atau kondisi lingkungan yang kotor dan licin.
Belt slip tidak membuat conveyor langsung berhenti beroperasi seketika, hanya saja kinerjanya akan lambat dan mengganggu proses produksi. Karena itulah, perawatan mesin industri harus dilakukan secara rutin agar terhindar dari selip pada belt.
3. Belt Conveyor Aus
Aus merupakan permasalahan umum yang terjadi seiring berjalannya waktu penggunaan conveyor belt. Pemakaian yang terlalu sering terlebih lagi kurangnya perawatan yang tepat bisa mempercepat belt mengalami keausan.
Keausan bisa berupa robekan pada permukaan belt atau daya tarik belt sudah berkurang. Jika kondisinya sudah seperti ini, maka belt sudah harus diganti. Untuk mendapatkan perlindungan yang baik, gunakan belt dressing untuk conveyor.
4. Pulley dan Roller Mengalami Aus
Pulley dan roller yang kurang mendapatkan perawatan akan memperparah gesekkan dan menyebabkan ketegangan yang tidak merata pada conveyor. Karena hal ini conveyor belt mengalami keausan, overheat, dan bahkan rusak total.
Untuk itu, pastikan roller dan pulley telah dilumasi dengan belt dressing agar gesekkan tidak terjadi. Selain itu, penggunaan belt dressing secara rutin ini mampu memperpanjang umur conveyor belt, dan mengurangi biaya perbaikan.
Manfaat Penggunaan Belt Dressing pada Conveyor
Pemilihan produk belt dressing untuk conveyor yang tepat dapat membantu serta mendukung kinerja Anda. Berikut ini beberapa manfaat yang bisa didapatkan jika menggunakan belt dressing untuk perawatan rutin mesin conveyor belt!
1. Meningkatkan Daya Cengkram
Cairan pada belt dressing membantu meningkatkan traksi antara belt dan pulley. Conveyor belt tidak akan mengalami selip. Dengan ini, komponen penggerak pada mesin tetap bisa bergerak secara optimal walaupun dalam kondisi kerja berta.
2. Memperpanjang Masa Pakai Mesin Conveyor
Produk ini bekerja dengan memberi lapisan pelindung yang tidak mudah mengering, tahan air, bahkan tahan di suhu lembab. Resiko terjadinya aus bisa diminimalisir dengan menggunakan belt dressing spray secara rutin.
Mengapa bisa begitu? Karena belt dressing dapat mengurangi gesekkan pada permukaan, sehingga masa pakai belt jadi lebih lama. Selain itu, sabuk tidak mudah mengalami selip dan meningkatkan efisiensi kerja mesin.
3. Membantu Merawat Komponen Mesin
Penggunaan belt dressing pada conveyor sangat membantu mengurangi keausan serta meningkatkan masa pakai belt. Cairan ini membantu menjaga kelembapan pada belt, sehinggat tidak mudah kering, retak, atau bahkan mengakibatkan mesin terlalu panas.
Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Menggunakan Belt Dressing pada Conveyor
Sebelum menggunakan belt dressing untuk conveyor, identifikasi terlebih dahulu jenis sabuk dan material yang digunakan. Tidak semua conveyor belt cocok mendapatkan perlakuan yang sama. Pada sistem tertentu, penggunaan cairan yang tidak sesuai justru berisiko memengaruhi material belt atau mengganggu proses pemindahan barang.
Perhatikan juga kondisi lingkungan kerja, terutama jika conveyor digunakan untuk mengangkut bahan makanan, produk kimia, atau material yang sensitif terhadap kontaminasi. Untuk industri pangan, pastikan produk memiliki sertifikasi atau memenuhi persyaratan food grade yang relevan.
Jika conveyor mengalami selip berulang, periksa ketegangan belt, kondisi pulley, dan kemungkinan kontaminasi pada permukaannya. Belt dressing bukan pengganti perbaikan mekanis. Penggunaan produk yang tepat, disertai pemeriksaan berkala, membantu menjaga keandalan conveyor selama proses produksi.
Tips Memilih Belt Dressing untuk Mesin Conveyor
Memilih belt dressing untuk conveyor tidak boleh sembarangan atau cukup karena produknya anti selip. Tapi Anda juga harus menyesuaikannya dengan kebutuhan industri. Jika industri yang Anda Jalani bersentuhan langsung dengan makanan maka gunakan produk yang sudah food grade.
Selain itu, pilih produsen belt dressing untuk conveyor yang sudah pasti terpercaya seperti Hanna Chemindo. Untuk mendapatkan informasi produk serta konsultasi lebih lanjut, kunjungi website resminya di www.hannachemindo.co.id.